Info kini nusantara.com – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) baru saja memperbarui daftar peringkat tim nasional putri per Selasa (21/4). Dalam rilis terbaru tersebut, peta kekuatan sepak bola wanita global masih menunjukkan dominasi negara-negara besar, sementara Timnas Putri Indonesia harus rela mengalami sedikit pergeseran posisi.

Dominasi Global dan Kekuatan Asia

Spanyol masih mengukuhkan diri sebagai ratu sepak bola dunia dengan menempati peringkat pertama, disusul oleh Amerika Serikat yang tetap kokoh di urutan kedua. Di level Asia, Jepang tampil impresif dengan melonjak tiga peringkat ke posisi kelima dunia, menjadikan mereka negara Asia dengan rapor terbaik saat ini.

Peta Persaingan di Asia Tenggara

Untuk kawasan ASEAN, Vietnam masih memegang status sebagai tim terkuat meskipun secara peringkat mereka turun satu tingkat ke posisi 37 dunia. Sementara itu, Timnas Putri Indonesia kini berada di urutan ke-106 dunia.

Skuad Garuda Pertiwi mengalami penurunan satu peringkat dengan total raihan 1.175,97 poin. Fluktuasi poin ini merupakan dampak dari hasil di ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Thailand pada pertengahan April lalu. Indonesia tercatat kehilangan 7,37 poin saat takluk dari Kongo, namun berhasil menambah 6,49 poin setelah menumbangkan Kaledonia Baru dengan skor 4-2.

Tantangan Besar Garuda Pertiwi

Kondisi Timnas Putri Indonesia saat ini memang menjadi tantangan tersendiri, mengingat tim belum memiliki pelatih kepala permanen. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, Indonesia masih harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dari Malaysia yang berada di peringkat 92 dan Myanmar di urutan ke-55.

Ajang internasional seperti FIFA Series terbukti menjadi krusial dalam pengumpulan poin. Perjalanan panjang masih membentang bagi Garuda Pertiwi untuk bisa merangkak naik dan kompetitif di level regional maupun global.

Daftar 10 Besar Peringkat FIFA Putri:

  1. Spanyol

  2. Amerika Serikat

  3. Inggris

  4. Jerman

  5. Jepang

  6. Brasil

  7. Prancis

  8. Swedia

  9. Kanada

  10. Belanda

    106. Indonesia