Info kini nusantara.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Jalan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, di mana seorang wanita yang belum diketahui identitasnya dilaporkan melompat ke dalam jurang sedalam 5 meter. Hingga saat ini, tim gabungan dari kepolisian, BPBD, hingga Damkar masih terus berupaya menyisir lokasi untuk menemukan keberadaan korban.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis malam (23/4/2026). Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah, Ipda Budi Setiawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 23.00 WIB.

“Laporannya masuk semalam. Korban diduga melompat saat itu juga, namun hingga siang ini titik terang keberadaannya belum ditemukan,” ujar Ipda Budi saat memberikan keterangan pada Jumat (24/4/2026).

Proses Pencarian Tim Gabungan

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak sejumlah warga memadati area jembatan di pinggir jalan raya untuk melihat proses evakuasi. Petugas dari tim SAR gabungan terlihat menuruni tebing dan memeriksa semak-semak serta pepohonan di dasar jurang.

Meski kedalaman jurang mencapai 5 meter, Ipda Budi menjelaskan bahwa area bawah tebing tersebut bukanlah aliran sungai, melainkan lahan kering dengan kemiringan tertentu.

“Posisinya bukan jatuh ke aliran Kali Cisadane, melainkan ke arah jurang yang dasarnya kering dan banyak ditumbuhi pepohonan. Kontur tanahnya miring, sehingga ada kemungkinan korban masih bisa bergerak di area bawah tersebut,” tambahnya.

Kendala di Lapangan

Pencarian sempat dilakukan hingga dini hari tadi pukul 02.00 WIB, namun terpaksa dihentikan sementara karena kondisi medan dan minimnya cahaya. Pagi ini sejak pukul 09.00 WIB, tim kembali diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan penyisiran ulang di titik-titik yang dicurigai.

Hingga berita ini diturunkan, identitas wanita tersebut maupun motif di balik tindakannya masih menjadi misteri. Petugas mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke posko terdekat.